Relevansi
A. Sasaran Mutu Masukan — Relevansi Pendidikan
Pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan tinggi harus direncanakan agar sesuai dengan dinamika perkembangan kebutuhan masyarakat dan industri dalam lingkungan lokal, nasional dan global. Dinamika tuntutan kebutuhan kompetensi oleh DUDIK menjadi aspek sentral dalam pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan IPTEK dan tuntutan kompetensi masyarakat dan DUDIK. Perguruan Tinggi perlu menyiapkan Dosen dan Tenaga Kependidikan profesional dalam jumlah memadai dengan kompetensi yang memenuhi standar nasional maupun internasional, serta menjamin akses berkesinambungan terhadap sarana dan prasarana berbasis TIK dan sumber pembelajaran untuk seluruh sivitas akademika.
Fokus pada pemenuhan masukan untuk penyelenggaraan pendidikan yang relevan, meliputi:
- Ketersediaan dosen/tenaga pendidik kompeten dan berkualifikasi (lihat 2.1.2.A).
- Ketersediaan tenaga kependidikan sesuai tugas/fungsi dan standar (lihat 2.1.2.B).
- Ketercukupan rasio dosen:mahasiswa per program studi (lihat 2.1.2.C).
- Kebijakan akses sarana-prasarana, TIK, dan sumber pembelajaran (lihat 2.1.4 dan 2.1.5).
Terkait Kebijakan Kurikulum
- 2.1.1 — Kebijakan dan pedoman OBE, melibatkan stakeholder, antisipasi kebutuhan masa depan, perkembangan DUDIK, penguatan kewirausahaan, dual system, Pendidikan Perubahan Iklim, dan Pendidikan Anti Korupsi.
Pastikan narasi dilengkapi data LKPT terkait dan bukti kebijakan/pedoman.